To My Childern

we love each other

Anak
By. Kahlil Gibran.

Anak-anakmu bukanlah anak-anakmu.
Mereka adalah putra putri kerinduan kehidupan akan dirinya sendiri.
Mereka memang lahir melaluimu tetapi bukan darimu,
Dan walaupun mereka bersamamu tetapi mereka bukanlah kepunyaanmu.

Engkau dapat memberi mereka kasihmu tetapi bukan pikiranmu,
Sebab mereka memiliki pikiran mereka sendiri.

Engkau dapat memberi naungan bagi tubuh mereka tetapi bukan jiwa mereka,
Sebab jiwa mereka tinggal di rumah hari esok, yang tidak mungkin engkau kunjungi, bahkan dalam mimpimupun tidak.

Engkau boleh berusaha keras menjadi seperti mereka, tetapi janganlah berusaha menjadikan mereka sepertimu.
Sebab kehidupan tidaklah berjalan mundur atau berlambat-lambat dengan hari kemarin.

Engkau adalah busur dari mana anak-anakmu ibarat anak panah yang hidup diluncurkan.
Sang pemanah melihat sasarannya di jalan yang tak terhingga, dan Ia membengkokkanmu dengan keperkasaan-Nya agar anak-anak panah-Nya meluncur mulus dan jauh.

Bergembiralah atas kelenturanmu di tangan sang pemanah,
Sebab Ia mengasihi anak panah yang meluncur, Ia mengasihi busur yang stabil.

 

 

————————

 

Membaca puisi tersebut mambuatku tersadar bahwa mereka hanya titipan Yang Maha Pencipta yang dititipkan dirahimku hingga 9 bulan. Aku tidak bisa memilikimu meskipun aku harus mengorbankan hidupku untuk melahirkanmu karena engkau adalah milik kehidupanmu di masa depan. Aku hanya bisa memberikan mu kasihku, cintaku, bukan keinginanku ataupun paksaan yang aku berikan kepadamu untuk menjadi seperti yang aku mau.

 

Membaca puisi itu aku harus ikhlas untuk melepasmu pada kehidupan yang akan engkau pilih, pada kehidupan yang akan engkau hadapi di masa yang akan datang, meskipun aku tak tahu apa yang akan terjadi padamu nanti. Aku tak akan ikhlas melihatmu menderita akan pilihan yang engkau telah pilih nanti. Tapi asalkan engkau tahu anakku, aku akan selalu cemas, gundah jika jalan yang akan engkau pilih itu tidak baik. Karena itu aku akan membimbingmu, mengarahkanmu hingga kaupun sadar betapa berartinya bimbinganku untuk kehidupanmu di masa datang. Tapi aku akan berjanji padamu aku akan secara halus hingga kau tak merasakannya kalau aku membimbingmu ke jalan yang baik sehingga engkau tidak merasakan bahwa aku menginginkanmu mendapatkan yang terbaik untuk kehidupanmu di masa datang.  Asalkan kau tau anakku aku melakukan ini karena aku mencintaimu melebihi cintaku kepada diriku sendiri.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s