Poligami

 

Belakangan masyarakat ribut soal poligami, hal ini dipicu oleh pernikahan yang dilakukan oleh dai kondang, AA Gym. Banyak pro dan kontra menanggapi masalah ini. Buat yang pro tentunya kebanyakan para kaum pria yang menilai hal ini satu hal yang diperbolehkan dalam ajaran agama Islam (buat yang beragama Islam sedangkan buat agama lain hal ini tidak diperbolehkan). Sedang buat yang kontra tentunya kebanyakan para wanita yang tentunya juga menjadi objek atau  korban dari poligami tersebut. Mereka yang berstatus menjadi istri pertama harus rela berbagi cinta suaminya dengan wanita lain yang menjadi istri kedua, ketiga, keempat atau kelima (batas maksimal laki-laki bisa menikahi wanita dalam ajaran Islam).

 

Sudut pandang laki-laki

Laki-laki selalu beranggapan dari pada melakukan selingkuh pada pasangannya lebih baik melakukan poligami, lebih jujur dan resmi, dan juga di mata Allah poligami diperbolehkan asal bisa berlaku adil dan bijak kepada keduanya atau lebih.

 

Sudut pandang wanitaPoligami buat wanita adalah satu hal yang merampas hak asasi mereka. Jika dilihat dari segi materi, awalnya materi diberikan 100% kini hanya dapat 50% saja. Sementara dari segi perasaan tentunya hal ini yang paling sulit untuk diukur, dan tentunya suami yang hanya sebagai seorang manusia akan sulit berbuat adil terhadap mereka yang mempunyai status istri pertama. Bukankah satu hal yang tidak bisa dipungkiri setiap manusia jika kita mempunyai barang baru kita akan lebih menyayangi dan menginginkannya dari pada barang lama yang kita punya.   

Wanita yang suaminya berpoligamiBukan hal yang mudah buat wanita yang suaminya berpoligami, karena begitu banyak yang meski dia korbankan dari mulai perasaanya, harkat dan martabatnya serta tentunya keluarganya. Tidak ada satu wanitapun dimuka bumi ini yang sebenarnya rela untuk menerima poligami meskipun kadarnya yang berbeda-beda, ada yang menentang secara keras dengan minta dicerai, ada yang setuju dengan persyaratan dan mungkin juga terpaksa karena dia merasa tidak kuasa melawan suaminya. Namun semua itu tetap ada penolakan dalam diri setiap wanita, meskipun ada beberapa gelintir poligami yang dilakukan oleh laki-laki atas permintaan istrinya dimana si wanita dalam keadaan tidak mampu memberikan kebahagiaan secara batinia karena si wanita dalam keadaan sakit parah yang sudah tidak bisa diobati. 

Hanya wanita yang hebat

Pada dasarnya poligami yang dilakukan laki-laki adalah satu pemaksaan baik secara halus maupun terang-terangan (kasar), namun hanya sedikit wanita yang mempunyai jiwa yang besar yang dapat menerima poligami ini baik secara sadar maupun tidak sadar. Dan tidak banyak pula wanita yang hebat di dunia ini yang bertahan dengan poligami ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s