Idiopathic thrombocytopenic purpura

Suamiku dan ketiga anakku, Rio, Ragil dan Dio

Suamiku dan ketiga anakku, Rio, Ragil dan Dio

Baru hari ini aku sempat untuk melanjutkan kembali tulisanku tentang ITP ini, selain tidak punya waktu yang banyak untuk nulis rasa malas juga turut mempengaruhi.

Sejak divonis menderita ITP suami jadi sangat berhati-hati untuk melakukan kegiatan apapun untuk makanpun suamiku selalu wanti2 agar tidak telat jadwal makannya dan jadwal minum obatnya dan alhasil suamiku dalam waktu yang singkat menjadi sangat gemuk dengan wajah yang bulat seperti bulan (moon face) persis yang dijelaskan oleh dokter. Selain wajahnya yang makin bulat, kulit suamiku pun sedikit demi sedikit penuh dengan jerawat di sana- sini, diikuti dengan timbulnya jamur di sekitar wilayah yang lembab seperti belakang telinga, punggung, jidat dll.

Waktu kontrol dua minggu sekali ke rumah sakit pondok indah sungguh hal yang sangat memberatkan buat kami selain biaya kontrol yang mahal ongkos pulang pergi dari rumah ke RS pun lumayan, belum lagi suamiku harus cek trombosit dan leukosit setiap kali akan kontrol dan setiap kontrolpun kami perlu makan malam di luar dikarenakan jadwal dokter Noerwati di RSPI malam hari dari pukul 7.00 – 10 malam. Alhalsil dalam satu bulan bisa menghabiskan uang 1 juta rupiah. Mungkin hal yang memberatkan ini bisa menjadi ringan kalau saja suamiku mendapat uang penggatian berobat dari kantornya, namun sayang hal itu tidak ada di kantor suamiku.

Pernah suatu waktu dr. Noerwati bertanya kepada suamiku, apakah mau dibuatkan kuitansi penggantian untuk kantor, dengan tersenyum lebar suami menjawab, ndak perlu dok, karena ndak ada yang gantiin juga. Dengan spontan dr. Noerwati menjawab, loh gimana toh, le, kamu mesti berjuang dong untuk minta diganti uang berobat kamu ke kantor. Masa orang kerja ndak ada uang penggatian biaya berobat. Dengan logat Jawa pula suamiku menjawab, ndak lah dok, isin aku. Ya wis Son kata dr. Noerwati, kamu nanti kalau mau berobat sms aja dulu ke saya. Atau kamu ngak perlu ke rumah sakit cukup sms aja jumlah trombosit dan leukositmu ke saya biar konsultasinya per sms atau per telpon biar lebih murah. Atau kamu berobat aja ke Darmais ya tempat saya dinas tiap pagi. Di sana lebih murah disbanding RSPI.

Sejak saat itu suamiku selalu memberikan laporan kepada dr. Noerwati melalui telp ataupun sms dan kalau dalam keadaan yang sangat kuatir karena kondisi tubuh yang tak menentu alias lelah yang sangat berkepanjangan ataupun pendarahan di dubur entah karena ambeinnya yang kambuh atau memang karena trombositnya yang drop, biasanya dr. Noerwati selalu mengajak ketemuan di UGD di sana kami melakukan konsultasi di meja informasi, di situ dr. Noerwati akan memberikan resep obat tanpa mencharge sepesrpun kepada kami, dan hal ini yang membuat para suster yang tugas saat itu terbengong-bengong. Dengan santai dr.Noerwati memberitahu kepada mereka, itu ponakanku.

Genap 1 tahun suamiku menderita ITP, suatu hari suami terserang gejala demam berdarah, awalnya seperti biasanya penderita demam berdarh sipenderita selalu mengalami panas tinggi dan demam atau menggigil ketika obat yang diminumnya telah habis masa kerjanya. Akhirnya kamipun memutuskan untuk kontrol ke dokter terdekat dengan hasil test widal yang positif dokter menyarankan aku untuk membawa suamiku di rawat inap. Kamipun membawa suami ke RSPI dan di sana suamiku dirawat pertama kali di ruang UGD dengan diberi panadol dan cairan infus panas suhu tubuh suamiku lama kelamaan berkurang yang ada suamiku mengalami kedinginan akibat ruangan UGD yang ber AC. Tak lama kemudian suamiku mendapat kamar di kamar yang sama ketika suamiku dirawat pertama kali di RSPI ketika dia divonis menderita ITP. Karena masih setahun perawat-perawat di kamar kelas tigapun juga belum banyak yang berubah dan kebanyakan dari mereka masih mengenal wajah suamiku.

Namun kali ini suamiku tidak lagi dipegang oleh dr, Noerwati ataupun dr, Aulia yang pertama kali menangani suamiku, dikarena kedua dokter tersebut sedang menjalani umroh akhirnya kami ditawari seorang dr. Penyakit dalam yaitu dr. Leo. Hal yang kami kuatiri jika tidak dipegang oleh dr. Selain dr. Neorwati dan Aulia terjadi, dimana dr. Leo yang tidak mengetahui riwayat penyakit suamiku tidak begitu aware dengan penjelasan yang kami berikan, bahwa suamiku adalah penderita ITP, dimana jumlah trombositnya tidak seperti orang normal yang melebihi angka 150 ribu, sementara trombosit suamiku paling tinggi hanya 80 ribu dan posisi drop 10 ribu.

Satu sampai dua hari suamiku mendapat infus kondisinya semakin membaik, namun karena suamiku ITP maka treatment penderita demam berdarah jadi tidak akan berlaku buat suamiku. Jika penderita demam berdarah hanya diberi cairan saja trombositnya lama kelamaan akan meningkat sementara beda dengan suamiku yang menderita ITP meskipun infus habis berbotol-botol trombositnya tidak akan mengalami kenaikan yang berarti, kami akhirnya mencoba untuk aktif memberitahukan kepada pihak rumah sakit bahwa kami perlu seorang ahli penyakit tropikal (yang dimaksud di sini adalah ahli dalam penyakit di daerah tropikal seperti Indonesia, yaitu demam berdarah, malaria dll) kami coba konsultasi dengan dr. tersebut. Aku lupa nama dr. tersebut. Karena dr. Tersebut paham akan penyakit yang diderita oleh suamiku maka dr. Tersebut memberikan suamiku suntikan prednison untuk menaikan trombosit suamiku. Dan hasilnya tombosit suamiku naik menjadi 200 ribuan dan esokan harinya ketika dr. Leo berkunjung melihat hasil trombosit suamiku aku dan suami meminta dr. Untuk mengijinkan suamiku pulang.

Masih mengenai penyakit ITP suamiku, setelah keluar dari rumah sakit akibat demam berdarah kami bertemu dengan salah satu teman di kantor suamiku yang juga teman saat aku masih bekerja di kantor trading tempat aku bekerja dulu. Dia seorang mantan pilot berkebangsaan Prancis yang berdarah Manado, Mr. Paul Najoan, beliau memperkenalkan kepada kami pengobatan tusuk jarum dan menurutnya pengobatan itu sangat ampuh dan cocok buat kakaknya yang menjalani pengobatan itu namun sebaliknya bagi dia tusuk jarum itu sangat tidak mengenakan sehingga dia tidak mau melakukan pengobatan itu lagi. Kamipun tertarik untuk melakukan terapi tusuk jarum tersebut. Terapi itu dia lakukan seminggu dua kali sehingga dia harus ijin datang siang ke kantor setiap hari Rabu sementara hari Sabtu berhubung suamiku libur maka tidak perlu ijin. Meskipun terhitung mahal untuk biaya tusuk jarum pada waktu itu sekitar Rp 50.000 setiap kali tusuk dan setiap helai jarum suamiku harus membayar 1000 rupiah yang kemudian akan dipakai lagi ketika terapi kembali.

Merasa cocok dengan terapi tusuk jarum suamiku juga kelihatan ada kemajuan, dia tidak lagi lesu tapi sekarang malah setiap pagi selalu melakukan jalan pagi selama 1 jam untuk melatih daya tahan tubuhnya. Selanjutnya suamiku malah berencana untuk memulai kehidupannya seperti orang normal kembali, dia tidak lagi mau terkungkung dengan penyakitnya dan diapun memutuskan untuk melepaskan ketergantungannya dengan obat untuk bisa mengurangi efek samping dari prednison yang sudah di konsumsinya hampir 2 tahun.

Meskipun suamiku menjalankan terapi tusuk jarum dia masih tetap rutin mengecek jumlah trombosit dan leukosit untuk dilaporkan kepada dr. Noerwati dan hingga satu saat suamiku menginformasikan kepada dr. Noerwati bahwa dia telah lepas dari obat dewa, prednison dan syukur alhamdullilah dengan trombosit rendah sampai dengan 35,000 – 50,000 suami  tidak pernah mengalami pendarahan, sehingga dr. Noerwati berani mengatakan bahwa suamiku dinyatakan telah sembuh.  Namunpun demikian dr. Noerwati tetap menyarakan suamiku untuk jangan lupa mengontrol jumlah trombositnya agar tidak sampai kecolongan alias drop hingga titik terendah yang dapat menyebabkan pendaran dimana-mana.

Alhamdullilah suamiku sekarang meskipun masih menyandang penderita ITP dengan jumlah tombosit tidak lebih dari 80 ribu dia sudah dapat hidup seperti orang normal, bisa kembali bersepedah motor mengantarkan aku pergi ke kantor, bolak-balik dengan motor untuk pekerjaan-pekerjaannya.  Meskipun ada satu masa ketika trombositnya drop sampai 30 ribu, suamiku tetap merasakan nyeri-nyeri pada persendian, jamur yang selalu menyerang saat situasi ini datang dan merasakan kelelahan yang amat sangat, tapi paling tidak suamiku telah mampu menjadikan penyakitnya sebagai teman setianya yang ketika datang dia harus dengan setia menghadapinya.

Dan akupun sebagai seorang istri merasa bersyukur dapat melalui masa-masa sulit selama 4 tahun bersama suami dan anakku. Dan saatnya buat kami menikmati masa-masa kini dengan kebersamaan, keceriaan dan keikhlasan, seperti ilmu yang saat ini sedang kami pelajari.

71 responses to “Idiopathic thrombocytopenic purpura

  1. assalamu’alaikuw warohmatullaahi wabarakatuh..
    Saya arif , saya berdomisili di malang, Saya juga penderita ITP sudah hampir satu tahun ini.
    awalnya saya terkena penyakit kanker non seminoma stadium III, karena talah terjadi metastasis, kemudian dokter memutuskan untuk melakukan kemoterapi sebelum operasi, sehingga saha dikemoterapi 3 sessi selama bulan Juli 07 sampai september 07. dan oktober 07 awal saya dioperasi kanker, kemudian setelah itu saya menjalani kemoterapi selama tiga sessi lagi dari oktober sampai desember 07. dan masa-masa akhir kemoterapi itulah saya ketahuan terkena itp bu.. kiranya penyebab apa selama ini yang membuat suami ibu terserang itp. karena saya sendiri ngga tahu penyebab itp itu sendiri dari mana, karena dokter juga sulit menjelaskan..
    kira kira ada forum ngga yang sama-sama kita bisa curhat tentang ITP, karena banyak hal yang dipengaruhi ITP bagi kita, kondisi fisik yang menurun tentunya akan mempengaruhi performance pekerjaan kita, yang mau ngga mau menyulitkan dunia pekerjaan kita, seperti yang saya alami, saya sudah hampir dikeluarkan dari pekerjaan saya karena performance kerja yang mulai menurun terkait dengan penurunan kemampuan fisik saya bu.
    waalaikum salam warahmatullahi wabarakatuh..

    • Dear Mas Arif

      ass.wr.wb
      Mas Arif sudahkah mencoba saran mbak Nanda
      ke pengobatan alternatif di Jl. Thampomas No.26
      Terimakasih.

      Agus

  2. Waalaikum salam Wr Wb.

    Ketika suami saya dinyatakan terkena ITP dokter bilang bisa jadi karena penggunaan antibiotik dalam jangka waktu yang lama dan sering. Dan memang sejak suami saya masih sekolah SD dan kuliah dia pernah mengkonsumsi antibiotik dalam jangka waktu yang sangat panjang karena terserang satu penyakit yang setelah didiagnosa ternyata disebabkan oleh faktor X (tidak diketahui penyebabnya).

    Namun ada juga keponkan dari dokter ahli kandungan saya yang terkena ITP karena sering menggunakan cat pewarna rambut. Dan sering kali dokter bilang kalau penyakit ITP itu tidak diketahui penyebabnya.

    Kalau forum untuk penderita ITP di Indonesia saya kira tidak ada tapi dulu ketika suami saya masih menjadi orang kantoran dia ikut komunitas ITP dunia mereka sharing tentang pengalaman mereka dan pengobatan yang mereka jalani namun karena sekarang suami saya sudah mengundurkan diri dari kantornya yang lama dan dia tidak lagi berinteraksi.

    Untuk informasi mengenai penyakit ITP sejauh ini hampir tidak pernah menemukannya dan semuanya dalam bahasa Inggris makanya saya sebetulnya berkeinginan untuk membuat komunitas atau apalah untuk bisa berbagi, tapi sayangnya waktu saya sendiri sangat terbatas untuk pekerjaan kantor dan pekerjaan ibu rumah tangga sehingga sering kali saya tidak punya waktu untuk menterjemahkan informasi2 tersebut untuk saya taruh dalam blog ini.

    Yang mas Arif alami itu juga dialami oleh suami saya dulu dia juga sering sekali tidak masuk kantor karena dia seringkali merasa lelah dan demam akibat ITP yang dideritanya. Karena seringnya tidak masuk akhirnya saya dan suami memutuskan untuk suami saya berhenti bekerja dan memulai untuk usaha sendiri, dengan modal sedikit yang kita punya.

    Tapi mungkin kondisi yang kami alami belum tentu bisa diterapkan oleh orang lain atau mas Arief sendiri karena pertimbangan2 lain tentunya. Tapi mungkin yang bisa kami sarankan adalah mungkin mas mulai lakukan olah raga jalan pagi tahap demi tahap untuk meningkatkan daya tahan tubuh mas Arief agar bisa sedikitnya melakukan maitanance untuk tubuh dan dilatih menjadi sedikit kuat sehingga mudah2an performance kerja mas Arief bisa lebih baik dari sekarang. (Yang paling penting juga, mas Arief harus ikhlas menerima penyakit tersebut dengan sambil berusaha dengan pengobatan biar jangan terlalu terbebani). Ini yang selalu saya motivasi ke suami saya dan alhamdulliah suami saya bisa terima.

    Ok mas selamat mencoba (kalau perlu teman untuk berbagi saya dan suami saya bisa di email (lena.hasyim@gmail.com atau sonny_guritno@yahoo.com

  3. Assalamu’alaikum wr. wb.

    Terima kasih Mbak Lena atas sarannya.
    Selama ini saya uda mulai mencoba olahraga pagi kalau ngga jalan-jalan keliling kampung ya sekali-kali saya melakukan lari-lari kecil di stadion.
    tapi itu kalau saya tidak masuk kerja pagi, karena selama ini saya bekerja di perusahaan fast food yang kerjanya masuk shift.restaurant
    alhamdulillah selama ini ini hasil lab trombosit saya masih bagus, 2 minggu kemarin trombosit saya 93.000 dan sekarang turun 83.000 itu karena konsumsi saya untuk prednison dikurangi 1/2 tblt per 2 hari. sebab pada awal september 2008 saya sempat opname lagi ke rs karena trombosit drop sampai 1000. sehingga setelah itu saya diresepkan dokter untuk komsumsi azathiophrin 2×1 sehari dan prednison 3×4 perhari. ya akhirnya bengkak banget muka saya mbak. tapi secara fisik saya masih kuat bekerja mbak dan merasa normal normal aja. dan saya masih pakai motor kemana-mana, mulai ngantar jemput anak sekolah tiap hari kalau pas libur atau pas masuk siang atau malam.
    iya mbak setelah diingat-ingat oleh istri saya dan membaca beberapa literatur ternyata kemungkinan penyebab itp saya adalah adalah efek dari kemoterapi berkepanjangan yang pernah saya alami itu mbak. saya menjalani kemotherapi selama enam bulan mbak, dari bulan juni 07 sampai desember akhir 07. ada satu obat dari kemoterapi tersebut yang dapat mencetuskan itp itu sepertinya mbak.
    yang saya khawatirkan sekarang adalah ketergantungan saya terhadap obat sperti prednison itu mbak dan tentunya efek-efeknya dari prednison itu sendiri.
    adakah obat alternatif untuk itp ini mbak?

    terima kasih

    wassalamu’alaikum wr.wb.

  4. Dear mas Arif
    ada komentar masuk dari mbak Masyita penderita ITP.

    bahwa dia memakan ANGCHO ( Sejenis Kurma Cina ) yang bisa beli di Toko Obat Cina dengan harga 1 kg 55 rb, setelah 1 bulan beliau mengkansumsi buah tersebut trombonya naik dari 17 rb menjadi 71 rb.

    kalau ingin info yang lebih lengkap bisa menghubungi beliau di Shiracelena@yahoo.co.id atau di 085731996344

    Mungkin ini patut di coba.

  5. Assalamu’alaikum wr. wb.

    Terima kasih informasinya mbak Lena..
    Saya juga pernah menkomsumsi Angcho beberapa saat, tapi saat itu pengobatan dari dokter masih sangat intensif, jadi masih belum ketahuan hasilnya. tapi mungkin saya akan sharing dengan mbak Masyita mengenai takaran dari angcho tersebut, berapa biji yang direbus, berapa banyak air dan diminum berapa kali, itu yang mungkin akan saya tanyakan mbak. sekali lagi terima kasih infonya mbak ya..

    Wassalamu’alaikum wr. wb.

  6. Untuk angchonya sekali rebus satu genggam tangan. airnya diminum dan buahnya langsung dimakan… saya baru mencoba sehari sekali dan bulan ini saya naikkan menjadi sehari dua kali makan angcho…

  7. terima kasih infonya ya mbak masyita…
    selama beberapa hari ini saya coba rebus angcho 15 biji perhari dan buahnya langsung saya makan..
    semoga trombosit seya terus naik ya…
    terakhir trombosit saya masih 36.000.

  8. Saya baru tau ada penyakit yg namanya ITP dr tmn kuliah saya yg jg penderita ITP.
    Pantesan aja bibir tmn saya itu suka mjd merah2..gusi bdarah..
    tmn saya itu jg pernah msk RS.
    Liat fotony pas msk RS bikin saya sedih.
    tersiksa sekali.
    semoga tmn saya tdk kambuh lg n sehat2 sllu.
    smoga suami ibu jg sehat2 sllu.

  9. Ass.Wr.Wb.
    Mbak Lena dan Mas Sony yg terhormat, menarik sekali membaca artikel dan pengalaman yang di alami oleh mbak Lena dan mas Sony soal ITP. Saat ini saya sedang mencari informasi yang banyak soal penyakit tersebut, anaknya teman saya (ibunda laras), namanya Laras dan usianya 5 tahun (anak yatim piatu, ibundanya meninggal dalam usia 24 th karena kanker hati, ayahnya saat tidak diketahui keberadaannya), di vonis oleh dokter menderita ITP, dari hasil konsultasi dengan bibi dari Laras, Laras harus mengkonsumsi obat “Medrol” 4 mg, dan ini harus dikonsumsi selama 5 tahun. Biaya untuk mengobati Laras pastinya tidak sedikit, dengan kondisi keluarganya yang sangat memprihatinkan saya tidak terlalu yakin Laras bisa terawat dengan baik. Yang ingin saya tanyakan ke mbak Lena dan Sony, kira-kira ada alternative lain untuk pengobatan penyakit ITP ini. Oh ya saat ini Laras sedang di rawat di RS Sadikin Bandung, dan trombositnya 18.500, apa caranya menaikkan trombosit penderita ITP, berdasarkan pengalaman mbak Lena dan mas Sony?
    Trims ya mbak Lena dan mas Sony atas informasinya, semoga mbak Lena dan mas Sony tetap diberi kesehatan oleh Allah SWT.
    Wassalamu’alaikum Wr Wb
    Anas Amrullah
    anas.amrullah@yahoo.com

    • Dear All

      ass.wr.wb
      mohon informasi nomor kontak Bapak Handi dan mbak Egie yang telah sembuh dari itp.
      terimakasi.
      Agus
      Wass.wr.wb.

  10. Ass Wr Wb..
    Nama saya Egie. Saat ini saya sedang mencari informasi tentang ITP karena suami saya saat ini sedang dirawat di RS dan divonis suspect ITP. Hari ini suami saya sedang menjalankan BMP untuk mengkonfirmasi bahwa memang dia positif ITP. Trombosit dari awal tes darah (13 Dec 08) sampai dengan hari ini start dari 20rb dan posisi terendah adalah 8rb. Kalau boleh tahu dari pengalaman ibu Lena mengenai pengobatan alternatif untuk suami ibu yaitu tusuk jarum, saya boleh mendapatkan alamat dan nomor telfonnya bu? Terima kasih banyak atas informasinya. Wassalam, Egie

    • Dear mbak Egie,

      Suami saya Akupuntur di tempat klinik Akupuntur Sido Muncul, alamatnya di Cipete 8 no.82 Jakarta Selatan no. tlp.75904940

      Yang biasa tangani pasien di sana adalah Pak Gunawan & dr. Maya. Hari praktek Senin – Sabtu jam 9 – 4 sore.

      Pak Gun dan dr. Maya biasanya sering berdiskusi dengan pasiennya jadi disampaikan saja apa keluhan2nya. Pak Gun dan dr Maya lebih kenal dengan suami saya Sonny penderita ITP

      Selamat mencoba & semoga diberikan kesembuhan dan kesehatan.

  11. Mba Lena, terima kasih atas informasinya. Saya akan coba bawa suami saya kesana. Sekarang suami saya sudah pulang ke rumah dan diberikan obat oral untuk dikonsumsi. Suami saya sangat sangat merasa tidak nyaman dengan efek samping dari obat2an tersebut, jantung berdebar2, keringat berlebihan padahal dia tidak kepanasan, sakit persendian, lemas, lapar terus. Rasanya dia pengen sekali berhenti minum obat2an tersebut. Kira2 apa ya efek sampingnya kalau obat2an tsb langsung dihentikan?

    Thanks,
    Egie

  12. Ass Wr Wb,
    Saya Anita. saya baru tahu ada penyakit syerem sperti ini. Kalau boleh tahu gejala yang paling terlihat dari penderita ITP (selain dengan cek darah scara kontinyu) apa ya?Informasi yg saya dapat dari tabloid soal ITP, beberapa gejalanya adalah rentan terhadap luka memar, mimisan, gusi berdarah, & muncul bintik2 kecil berwarna merah d permukaan kulit. Saya kok jadi takut, karena seingat saya, gejala2 diatas kan sering banget saya alami. 6 bulan lalu saya juga sempat dirawat karena tifus & trombosit yg tiba2 drop, tapi setelah konsumsi ancho & beras merah trombosit naik, saya ga pernah cek k dokter lagi. meski sampai saat ini sering sekali demam dan lemas tanpa alasan yg jelas. Mohon infonya gejala2 yang spesifik ITP seperti apa? Terima kasih sebelumnya..& semoga ibu sekeluarga tetap dlm keadaan sehat.
    Wassalam

  13. Dear All…

    Mungkin bisa dicoba untuk pengobatan akupuntur, karena sudah terbukti ada yang sembuh… termasuk suaminya Egie…. Alhamdulillah sekali…

    ini juga aku dapat alamatnya dari Handi, yang juga penderita ITP yang sudah sembuh sekarang.

    Alamatnya
    Accupuntur Center Darma Bakti
    Jl. Mustika Permata 9 Kav.72
    Setiabudi Regency, BAndung
    telp. 022.2001606
    DR. Sim Kie Jie
    Praktek senin-jumat(rabu libur)
    08.30 – 11.00
    16.00 – 18.00

    mungkin bagi yang jauh dari Bandung bisa konsen sebulan pengobatan agar bisa maximal.
    Pengobatan menggunakan Akupuntur dan minum ramuan godogan.

    Patut dicoba nie, soalnya sekali lagi sudah banyak yang sembuh, apalagi suaminya egie cepat banget sembuhnya.
    apalagi pengobatannya tidak menggunakan obat2an kimia.

    Selalu berdoa dan berserah pada Allah.

    Salam

  14. well selain namanya ga familiar ITP, kadang2 penanganan pasien yang terkena penyakitnya juga jadi rancu ama DEmam berdarah ato leukimia. almarhum suami aku juga maret 2008 kena demam tinggi di cek ke RS muhamadiyah dan di tangani dr.Darlyaman katanya Demam berdarah dgn kadar trombosit hanya di kisaran 20.000 sampai 30.000 aja leukosit 185.0000 dan Hb 5 ampir 11 hari di RS, akhirnya pihak rumah sakit mengganti dengan Dr. yang katanya lebih ahli Dr. Soerya Soemantri dengan kondisi trombosit turun naik suami aku dinyatakan sembuh karena secara fisik sehat. keluar dari rumah sakit suami aku ga pernah sembuh total, kalo dia capek banget ato salah makan badannya jadi lebam lebam kaya abis di pukulin di tambah gusinya suka berdarah. bulan mei kondisi alm drop lagi demam lagi, karena merasa ga puas dengan Rs sebelumnya kita kontrol ke RS.kebonjati kita di tangani Dr. Hanoy dan diindikasikan ITP. karena kondisi keuangan keluarga yang saat itu sedang buruk kita hanya berobat jalan obat yang sering dia konsumsi dan disarakan dokter namanya imudator.aga mendingan siy ga terlalu drop banget kondisi fisiknya. finaly bulan oktober abis kita pulang mudik ke palembang ada beberapa organ tubuhnya yang jadi terganggu, telinganya keluar cairan seperti congek dan ternyata darah, lututnya sakit dan jadi bengkak , gusinya juga berdarah. aku bawa lagi alm untuk kontrol dan kita di referensikan ke ahli darah di RS hasan sadikin. saya juga ceritakan historikal penyakit ybs ke Dr. Indra yang menangani alm saat itu. tapi bukan ITP sakit yang di informasikan Dr. katanya leukimia akut???? ko bisa berubah terus ya keterangannnya??? seminggu berada di RS. dan dengan ending yang sangat bikin sakit hati karena tindakan yang tidak sigap. aku harus mengikhlaskan suami aku di panggil yang maha kuasa tanggal 1 November 2008 lalu. kalo ada yang lebih faham tentang perbedaan antara demam berdarah, leukimia akut dan
    idiopathic thromboytopenic purpura

  15. Asswrwb

    Mbak & Mas yang tabah dan sabar yah tetap harus optimis dan punya semangat hidup .dokter saya bilang 60 % kesembuhan adalah sugesti 40 % obat. Saya penderita ITP sudah 33 tahun dari usia 13 tahun mudahan dengan kemanjuan teknologi kedokteran penyakit ini cpt ada obatnya .

  16. Dear All,

    Khususnya mas arief jika buka blog ini…
    kebetulan aku juga stay di Malang, coba deh mas arief berobat di Jl.Tampomas No.26, disitu emang bukan praktek tapi dari mulut ke mulut, pengobatan tradisional cina, tapi ga pake rebus rebusan, diberi oil tp dalamnya racikan sendiri. kmrn aku konsumsi obat dari beliau selama 2 minggu, cuma 100rb sekali dateng itu dah plus obat 2minggu.
    trombosit aku dari 128rb nae ke 141rb, lumayan sie yah…

    kemaren baru dari sana lagi, minta obat.
    orangnya dah tua banget…

    dicoba aja yah… buat temen temen yang laen, yang semangat yah…

  17. aq mo nanya nie..
    klo pengobatan akupuntur itu sembuhnya sementara apa sembuh total?
    kadar trombositq skrg 35rb – 40rb..
    aq mohon komentar dari temen2..
    thanks bgd ya….

  18. Ass Wr Wb,
    Saya zaen ingin menanyakan tentang ITP.Saya mempunyai anak sekarang umur 2 tahun 5 bulan,pada umur 20bulan anak saya divonis terkena ITP dan sempat dirawat 10hari,sampai tranfusi trombosit 50cc.Karena istri saya sudah terlalu stres sehingga kami minta pulang dengan kondisi anak yang sudah agak baik.Terus saya disarankan berobat keahli hematologi,akhirnya saya berobat keahli hematologi di RS HERMINA Jatinegara dengan dokter lia,dan saya hanya berobat 2x dikarenakan keterbatasan biaya dan saya hentikan pengobatannya dikarenakan saya melihat perkembangan anak saya yang kayaknya sudah baikan.Yang saya ingin tanyakan,apakah saya harus mengontrol trombosit anak saya perbulan atau gimana yang harus saya lakukan?
    Soalnya saya bingung dengan biaya dan langkah2 selanjutnya.mohon penjelasannya biar saya tahu arahnya dan kekebimbangan terhadap masa depan anak saya.
    Terima kasih sebelumnya

  19. Dear all,

    Salam kenal semuanya, nama saya Rizki, umur 28 tahun. Baru sebulan ini saya didiagnos oleh dokter mengalami itp. Pertama kali saya mengalami demam dan ketika check darah hb mcapai 5.9 dan trombosit 16.000. saya dirawat selama 4 hari dan di tranfusi 4 botol darah dan 1 botol trombosit. Awalnya saya didiagnos anemia aplastis, dan dirujuk ke dokter spesialis Hematologi. ll oleh dokter ini saya dilakukan serangkaian check lab dan BMP. Ketika hasilnya sudah dapat saya didiagnos LUPUS. Keluarga kaget semua, mereka mau cari dokter laen untuk second opinion. Makanya saya cari dokter ditempat laen dan bertanya-tanya ke teman adakah referensi dokter yang bagus. Saya ke dokter itu, dan akhirnya beliau mendiagnos saya ITP. Awalnya Saya di beri obat methylpredniosolon 16 mg 2 x shari. dan hasil check darahnya bagus, malahan melebihi batas normal ( 150.000~400.000) yaitu 617.000. Setelah konsultasi terakhir senin tgl 220609, dosis obat saya diturunkan mjd 8 mg 1x shari dan saya harus balik lg dan di check darahnya 3 minggu kemudian..
    Bagi saya ini suatu cobaan dari Allah SWT yang cukup berat, dimana saya juga baru saja berhenti kerja. Shari2 saya dibantu oleh keluarga saya untuk mencukupi kebutuhan saya dan anak istri. Mudah2an cobaan ini bisa saya dan keluarga saya laluin dan saya bisa bekerja dan hidup normal lagi seperti dahulu. Amiin..
    Inilah pengalaman yang baru saya jalani…
    Terima kasih..

    rgds,

    Rizki

  20. Dear mba nuimatsu,

    Memang diagnos dokter yang satu dengan yang laen berbeda. Itu juga di alami oleh saya. Oleh dokter spesialis pertama saya didiagnos lupus, ll saya pindah ke dokter spesialis brkutnya, awalnya beliau mendiagnos saya LLA (leukimia limfoblastik akut) setelah melihat hasil BMP saya. Tp seminggu kemudian diagnosnya berubah menjadi ITP. Dan sampai sekarang aku masih minum obatnya.
    Terima kasih..

    rgds,

    Rizki

  21. Dear All,

    Iya, ayo buat komunitas penderita ITP, untuk saling sharing dan memberi semangat. aku udah 2 tahun didiagnosa sakit ITP, tapi tetap FIGHT. sesuai saran teman2, aku mencoba terapi akupuntur. setelah 2 mgg terapi, trombositku naik 21ribu dari 88ribu menjadi 109ribu. oiya aku terapi akupuntur di Surabaya di DR. JESICA TAN. orangnya praktek sangat sosial alias murah. jadi bagi yg berada di SBY dan sekitarnya, aku saranin ke sana. bareng2 aku. aku juga masih terapi.

    Salam
    dony

  22. Buat Mas Dony..
    Bisa minta alamat Dr. JESICA TAN nya? soalnya saya pengen nyoba ke sana. Mungkin ada nomor telpon yg bisa dihubungin juga.. kebetulan saya tinggal di Gresik…

  23. Dear all
    untuk Mbak Masyita dan yg lain

    bila disekitar SBY, coba terapi akupuntur di dr. Jesica Tan
    Jl. Rangkah II no 1 SBY (sebelah timur Gelora 10 Nop Tambaksari Sby)
    praktek tiap senin, selasa, kamis, sabtu
    jam 7-11 pagi

    biaya per terapi Rp 8000
    pertama kali datang, beli jarum Rp 30.000

    ayo tetap ikhtiar n semangat
    biar Alloh yg menentukan hasilnya

    salam
    dony

  24. sorry buat mbak Dian

    Almtnya DR. Jesica Tan yg bener :
    JL. RANGKAH 4 NO 1 SBY

    no telpnny, 0313710532

  25. saya agnes tinggal di pontianak,, bru dger nih ttg ITP..soalnya, mamaku slama 20 tahunan lebih..bru ketauan trombositnya hanya 28 rbu,,
    tapi heranya, ma2 gk knp2,maksudnya gak capek, gak demam, cuma suka memar ajah n suka pusink,
    trus tadi dokter baru blg kemungkinan suspect ITP, nah frens ad info gk pengobatan alternative lain selain akupuntur?? soalnya bru suspect,,n kata dokter sakit ITP, gk boleh smbarangan mnum obat.

  26. oy, mba..ktanya untuk penderita ITP kn arus hati2 terhadap luka, nah kalo akupuntur gmn? takutnya ad pendaharan, apakah akupuntur ini yang mba n mas srankan bisa menimbulkan luka?
    terima kasih sebelumnya,,

    rgds..

  27. Dear all..
    saya menderita ITP sudah 3 thn ..
    sekarang lagi nunggu lahiran anak ke 3 mohon doanya dari semua…

    salam
    fitri

    • salam kenal mba fitri..
      saya juga penderita itp sudah 2 tahun. sekarang saya sedang hamil 2 bulan. mau tanya gmn ya menjaga kadar trombosit tetap stabil selama hamil. dan apa aja yang harus dilakukan selama hamil.Krn kmrn saya pernah keguguran.saya pgn tau pengalaman mba fitri. terimakasih.

  28. Dear all,
    Sy awal th 2009 divonis ITP, jumlah trombosit terendah 2000, ditransfusi trombosit tak membantu, akhirnya transfusi gamma globulin, sempat di BMP, alhamdulillah akhirnya jumlah trombosit normal kembali sampai sekarang, walaupun masih mengkonsumsi methilprednisolone 4 mg per hari dan Imuran (Azathioprin50 mg) 2x sehari. Kalo memang banyak yang menderita ITP di Indonesia, kenapa ga bikin komunitas nya? nanti kan biar bisa sharing, saling memberi semangat…. Gmn?

  29. Anakku 2 tahun br plng dari rumah sakit..ak buka internet gejala2 cocok dgn diagnosa dokter..Mohon bantuan info gmn menaikan dan menjaga trombositnya…trima kasih..salam utk smua..

  30. untuk semua yg saya hormati,
    Saya gadis berusia 18th, saya jg pnderita itp. Setahun yg lalu trombosit saya hanya 7rb.
    Iya, ayo bikin komunitas itp agar bsa saling tukar fikiran dan setidaknya kita tdk merasa “sendiri”.
    Utk semuanya, tetap tabah dan berdoa ya, jangan lupa agar selalu berfikir positif.

  31. Mbak,
    Ayo kita kumpul di mailing list komunitas ITP. Saya sudah mengirimkan quick invitationnya ke email Mbvak Lena dan suami. Kami tunggu sharingnya di sana ya…

    Salam,
    Haryo
    Moderator milis komunitas_ITP

  32. Assalamu’alaikum Wr Wb

  33. aslmkm.. nama saya rendra, saya dokter baru tamat lulusan riau, saat ini papa saya sedang di rawat di RS MMC Jkt, dan telah dilakukan BMP dan biopsi hati, dan di diagnosis menderita ITP kronis dan Sirosis Hepatis.. saya sangan membutuhkan informasi2 sebanyak2 nya tentang pengobatan alternatif dari penyakit ini, karena, terapi dr prof. harry tidak ada.. jd saya pernah membaca blog dan cerita mbak egie, dan langsung merasa kita memiliki perasaan yang sama yaitu orang yang kita sayangi menmdrrita penyakit yang sama.. saya sangat amat mohon bantuan dan info dari semuanya, mbak lena juga, dan saya sangat menghargai sekecil apapun bantuan dari saudara2 sekalian.. hanya Tuhan yang bisa membalas kebaikan dan kemurahan hati saudara2 sekalian,, terimakasih..

    hormat saya
    dr. rendra

    • Saya turut prihatin dengan pak Rendra, salut atas bhakti anda terhadap orang tua. .. .
      pak Rendra, dua x sy menulis terapi herbal yang saya dapatkan di http: //Conquerlowplatelets.com LOUIS CRUZ. disitu dianjurkan minum jus blueberry 1 cangkir/125 gram per-hari (setiap hari) sebelum tidur.
      jus delima (tidak mesti tiap hari)
      jus wortel, bit, tomat, apel (campur jadi satu) (2 hr se-x)
      lakukanlah pak..
      insya Allah, kondisi keping darah orang tua anda ada banyak perbedaan. hal ini berdasarkan pengalaman selama ini, karena sampai dengan saat ini saya berikan terapi herbal tsb untuk anak yang saya sayangi (menderita itp sejak juni 2008). jangan sekali2 meninggalkan obat medis. insya Allah perlahan-lahan konsumsi obat bisa dikurangi karena semakin membaiknya kondisi darah pederita. Insya Allah…semoga tulisan ini bermanfaat untuk semuanya dan barangkali ada pencerahan yang lebih baik dari sesama penderita ITP saya mohon artikel nya juga utk bagi2 pengalaman.

  34. ass. dear all hari ini gnap 4 thn sy di fonis itp tp alhamddlillah bln oktober kemarin sy melahirkan anak ke 3… dengan cesar ,yang terpntng dari smua musibah dan cobaan yg kita alami di hadapi dengan pasrah itu yg sy lakukan di samping usaha2 pengbatan buat ba’ ela bisa tanya ke email sy fitris42@yahoo.co.id
    buat teman senaasib jangan patah semangat yah …semua sudah ada yang mengatur

    fitri

    • Selamat mbak Fitri atas kelahiran putra ketiganya, semoga keluarga dalam lindungan Allah swt. Amin

      Saya orang tua salah satu penderita itp sejak Februari 2009.

      Agus

  35. Ass.wr.wb
    Mas anas
    anak saya perempuan juga penderita itp sejak Februari 2009 sudah sering keluar masuk rumah sakit, terakhir kemaren 24 Juli 2010 mengalami pendarahan di hidung jumlah trombosit 46 ribu setelah diberikan tc 5 kantong trombosit menjadi 68 ribu. bagaimana khabarnya laras. saya ingin mencoba pengobatan alternatip tapi gak tahu dimana pengobatan alternatif yg dapat menyembuhkan atau minimal dpt menaikan trombosit. saya tinggal di Pejaten Timur pas minggu,Jaksel . terimakasih
    Wassalamu’alaikum Wb
    Agus 021-85480185

  36. Dear mbak Nanda
    Ass.wr.wb
    Mbak pengobatan alternatif di Malang itu seperti apa, dan apa boleh diwakilkan orangtuanya karena saya tinggal di Jakarta.
    Anak saya umur 7 tahun yang kena itp.Terima kasih
    Wass.wr.wb
    Agus

  37. ibu saya 82 th……..2 bulan terakhir mengeluh cepat cape……setelah cek darah trombositnya 20.000 an……dikasih medrol dll…….sempet berhenti minum obat ….2 minggu….trombosit langsung drop jadi 7000….dan pendarahan dimata……langsung masuk HCU…….cuma 1 hari….kemudian dipindah kekamar biasa……sampai sekarang sudah 1 minggu…….tidak ada kemajuan…saya cari informasi di internet …..dan baru tau mungkin ibu saya menderita itp……..dokter tidak memberikan informasi …..tentang itp….mohon bantuannya…….please……

  38. Ass.Wr.Wb
    nama saya fitri… saya divonis itp sejak 1 okt 2009 dengan awal trombo 5ribu langsung rawat inap di PMC, Riau selama 7 hari dg dr. febrila, kemudian tgl 8 – 27 okt di MMC Jakarta dg prof. Ary.. paling rendah trombo 1000 bln desember.. saya selalu kontrol dg Prof Arry di Klinik Amanda Jakarta sejak januari sampai mei 2010.. alhamdulilah sekarang trombosit mulai normal 160ribu dengan mengkonsumsi obat imuran 1 x sehari.. selain itu, saya rutin minum madu 1 sendok makan pagi hari (baru bangun tidur) dan malam hari.. Mudah2an alternatif ini bermanfaat bagi kita semua…
    saya sangat senang dengan adanya komunitas ini… kita bisa saling berbagi informasi dan saling menguatkan satu sama lain… Smoga kita diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.. amin…
    Wassalam
    Fitri Anggraeni
    081378348570

  39. Ass.wr.wb.
    saya mau berbagi penglaman nih…. anak saya 2 bln yl divonis itp pasca demam berdarah usia nya 17 tahun. pernah dirawat di rspi 1 minggu. awalnya cuman bercak2 merah seperti demam berdarah, tp setlh cek drah trombsitnya5.000 memang sepuluh hari sebelum masuk rs dia pernah kena demam.klr rs trombosit 100 ribu berobat jalan minum obat medrol 3×1 selama seminggu kontrol lagi trombosit turun 75 ribu, pindah ke dr noorwati rspi dapat obat cellcept yang harganya selangit plus medrol masing2 diminum 2×1 sehari , setlh 2 minggu cek darah trombositnya 152 ribu.dua minggu cek lagi sekarang 200 ribu. dengan dosis mendrl dikurangi.selain obat dokter sya memberikan anak saya jus kurma 3 x 1 sendok teh.dan pantanggg… minum susu., jangan kena panas matahari siang, jangan terlalu capek, usahakan jangan stress. dan jangan lupa banyak berdoa, semoga dapat ihklas menerima ketetapan Allah. mudah2an pengalaman saya ini dapat bermanfaat.o ya..dr bilang berobatnya dilanjutkan degan dosis lama2 dikurangi sedikit-sedikit sesuai anjuran dr. bagi penderita itp jangan putus asa, tetap semangat.dibalik semua penderitaan pasti ada kebaikan yang Allah berikan, jangan lupa banyak berdoa, tubuh kita punya kemampuan untuk menyembuhkan diri sendiri,ALLAH MAHA AGUNG,MAHA PENYAYANG,MAHA MENDENGAR, MAHA MENGETAHUI. semoga bermanfaat.Ass.wr.wb.

  40. salam ITP-ers,.
    Apa kaabr semua, salam kenal ya
    Ada yg bs bantuin evi ga?
    Rencana evi mau buat buku tentang ITP. Dan evi pgn dimasukkan beberapa kisah teman-teman ITP agar memberikan pengalaman kepada yg lainnya.
    Tolong hubungi ke email saya : evi_andriani55@yahoo.com

  41. ini alamat email saya yg benar, trims

  42. Ping-balik: GUSI BERDARAH ? WASPADA PENYAKIT ITP ! « Infosehat09hartonoprasetyo's Blog

  43. Ass. Semua sy echi br 3hr yg ponakan sy umur 5,5thn di ponis itp sedih rasa na ayah uda gak ad ! Klu dpalembang ad gak tmpt pengobatan alternatif , nama na anak kecil susah to mau dikasih ini it klu ga dipaksa minum obat!

  44. Mbak… terapi akupuntur lewat dokter Sim Kie Jie sakit ga siy? Kalo lewat akupuntur ntar tjd pendarahan ngga? Kan katanya kalo ITP jangan sampe ada luka…

  45. Mbak… aq mau coba terapi akupuntur dokter Sim Kie Jie, kira2 sakit ngga ya?? Tapi kan kalo ITP katanya ngga boleh ada pendarahan sedangkan akupuntur kan ditusuk2 pake jarum ya mba???

  46. Haloo semua, perkenalkan nama saya Saniy Shabrina.
    saya juga menderita ITP nih, saya baru berusia 19 tahun, tahun depan 20 tahun. saya di diagnosa menghidap ITP itu baru 4 bulan yang lalu. waktu pertama kali ketauan itu, ada biru-biru memar sama bintik-bintik merah, nah terus pas check trombosit eh cuma 7 ribu trombositnya wow :O batas normalnya kan 150-400 ribu ya. terus saya waktu itu ditangani sama dr. Iman Supandiman salah satu ahli darah di Bandung, saya diberikan obat methylprednisolone, alhamdulillah naik terus, jadi 14 ribu, 28 ribu, 54 ribu, 76 ribu, 123 ribu, nah terus saya pulang ke rumah dan diberikan obat methyprednisolone 16 mg (2x sehari) terus naik trombositnya jadi 361 ribu, terus diturunin lagi sampe 1/4 tablet (4mg) eh trombosit saya turun masih dalam tahapan normal yaitu 163 ribu.

    terus, saya udah ga mengkonsumsi obat itu lagi.

    ternyata 1 bulan kemudian, saya lagi mens dan ternyata darahnya banyak sekali, sangat banyak tepatnya. pas check darah, ternyata trombosit cuma 8 ribu, dan akhirnya masuk RS lagi, kebetulan waktu itu saya di RS Boromeus Bandung, sama halnya ketika masuk RS pertama kali, dikasih methyprednisolone juga, dan itu naik juga, fluktuasinya : 8ribu, 17ribu, 71 ribu, 126 ribu, 194 ribu, 400 ribu, 308 ribu, 192 ribu, dan terakhir baru aja kemaren (19 Desember 2011) check darah jadi 26 ribu. hiks.
    terus kemaren ke dr. Iman Supandiman juga katanya disuruh operasi limfa, tapi mohon doanya ya semua semoga ga sampe operasi limfa, saya baca blognya Mba Egi (hehe) katanya suaminya menjalani akupunktur ya? saya mau coba kesana nanti hari Kamis (22 Desember 2011) mohon doanya ya semua!

    oya, tapi sekarang walaupun trombosit saya 26 ribu, saya ga ada biru-biru memar gitu. baru aja tadi pagi check darah lagi terus meriksa panel ana nya, padahal kmrn udah diturunin dosis obatnya jadi 4 mg sehari, sekarang dinaikin lagi jadi 48 mg sehari (3 tablet) hiks. tolong doain ya semua! semoga akupunkturnya berjalan lancar.

    boleh minta email mba egi? atau email siapa saja yang pernah coba akupunktur?

    oya satu lagi, saya walaupun minum obat terus, saya juga minum propolis 7 tetes – 9 tetes 3x sehari, terus minum jus bit tiap hari, minum jus blueberry juga tiap hari. info nih obat methylprednisolone itu buat jerawatan hahaha. banyak banget, di muka, di punggung, di dada juga –..–

    ayoooo tetap semangat untuk sehat!

    kalau ada yang mau ngasih tau saya tentang info2 ITP, bisa email saya ke : shabrina.saniy@yahoo.com

    terimakasih,

    Saniy Shabrina

    • Semangat buat Saniy ({})
      Semangat buat teman-teman lain di luar sana, pasti sembuh, yakin.
      Menurut agama saya, setiap penyakit itu ada obatnya, Tuhan nggak pernah ingkar janji :)
      Kalo saya suatu hari menemukan obat atau cara untuk penyembuhan ITP, akan saya kabarkan

    • Salam kenal Saniy, skrg aq jg lg menjalani terapi di darma bakti center bandung… Hari ini trombositku 11rb, br 2x terapi siy… semoga naik trs dan ga turun2 lg…

      • Salam kenal Mbak Ratri, saya besok baru mau kesana nih. Mbak udah berapa lama terapi akupuntur di darma bakti center itu? hehe makasih mbaaak! oya, mbak udah berapa lama sakit itp nya?

      • gejala muncul bulan puasa kmrn… stlh cek trnyt trombosit cm 7rb, 3 bln keluar masuk rs, sampe tranfusi gammaras yg harganya per botol 3jutaan (hbs hampir 60 botol) emang naik trombosit jd 180rb tp begitu sampe rumah turun lg turun lg jd di bwh 10rb. krn trombosit cm bertahan di rs yauda aq bertahan di rumah aja dg obat medixon dll yg efeknya mengerikan itu kan. Aq br mulai terapi kmrn senin, fokus nginep di penginapan khusus akupunturnya soalny rumahku jaauh di purworejo. terakhir cek jumat kmrn 7rb, senin, selasa terapi akupuntur, td cek trombosit 11rb, rabu libur, bsk terapi lg.semoga ga turun lg yaaa….
        rumah saniy dimana?

  47. Mbak Ratri, waaah iya semoga ga turun-turun lagi ya trombositnyaa ({}) besok Saniy mau tempat akupuntur itu mbak, Saniy kemaren udah check panel ana juga sebenernya, terus auto imun lupus nya positif, tapi emang cuma ITP sih. bermasalahnya di trombosit aja. Mbak umurnya berapa ya kalo boleh tau? hehe. iyaaa itu obat medixon (yang aku pake sekarang 8mg sehari methylprednisolone itu mukanya jadi jerawatan, moon face, hwaaaa hahahah jadi buled mukanyaaaa hahahaah). tapi mbak masih minum obat medixon juga?

    • huum, aq dah pny medixon sampe 2 mgg ke depan soalnya emg kt dokter methylprednisolone ga boleh lgsg dihentikan tp hrs scr bertahap kalo trombosit dah agak stabil. dosisku skrg 8mg pagi 6 siang 4. umurku feb bsk 25. tdnya aq kerja di bank tp resign biar bs fokus pengobatan dulu. Iya….. jd moonface, berjerawat, muncul bulu2 halus di muka, buleeeeet… >.<
      kalo aq jdwlnya pagi jam 9an, selain terapi jg dikasih ramuan rebusan herbal, siap2 madu ajah, hehehe…

      • besok aku kesana loh kak, eh panggil kak aja ya. soalnya Saniy masih 19 tahun nih, masih kuliah :D, semoga besok bisa ketemu ya kak, boleh minta nomor hp nya ga? siapa tau bisa sharing juga. oya Saniy berobat ke dr. Iman Supandiman juga, dia top tuh di Bandung, siapa tau kakak mau coba juga ;)

  48. saya juga pendr itp sejak 6bln yg ll..saya menggunakan cellcep dua kpsl dan satu medrol sehari..trmb berkisar 70 apakah saya nti bs mengurangi dss cllcp menjadi satu..atau ckp dengan medrol saja

  49. subhanalloh salut untuk kesabaran para penderita itp,semoga alloh swt selalu memberikan kekuatan dan kesembuhan to selamanya,amin…..yakinlah alloh tdk akan memberikan ujian di luar batas kemampuan manusia dan yakinlah alloh menurunkan suatu penyakit memberikan pula obatnya,iklaskanlah semoga itu menjadi penebus untuk dosa2 kita,…..

  50. mba Ratri dan mba Saniy, bisa share gimana hasil pengobatan akupuntur di Bandung?

  51. Maaf,mbak apa mbak tahu no teLpon dr Noorwati?saya Vera.Terima Kasih.ini no hp saya,08569873605

  52. Dear mba Becky,

    Sorry dah lama aku ngak buka blog soalnya di kantor mau bikin event jadi ngak sempet nengok2 in blog apalagi nulis.

    FYI, Aku dah baca loh tulisan ini di Indo Pos, tanggal berapa aku lupa yg pasti pas terbit aku baca artikel itu, kebetulan di kantor langganan banyak koran.

    Ayo mba kita bentuk komunitas ITP biar penderita ataupun keluarganya yg concern bisa lebih kaya informasi dan juga merasa ngak sendiri. Waktu itu saya juga di kontak oleh pak siapa saya lupa, beliau dua kali komenar di blog saya dan ibu yanti yanti juga sangat setuju untuk membuat komunitas. Lebih jauhnya nanti kita email2an ya mbak.

    Salam

    Lena

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s